Hati
Tadi seorang Kawan memberikan pesan pada si Bodoh ini, pesan itu seperti ini :
ukuran tubuhmu itu tidak penting..ukuran otakmu itu cukup penting..namun ukuran hatimu yang TERPENTING
setelah membacanya, si Bodoh ini tiba2 ingin bercerita, ceritanya seperti ini :
Suatu saat ada seorang bocah yang terjatuh dari ketinggian yang amat tinggi. Sesampai dibumi, tubuh si bocah tersebut hancur berkeping-keping. Dengan sisa-sisa tenaga yang dimiliki si bocah., si bocah mencoba menyusun kembali kepingan tubuhnya. Satu persatu tubuh tersebut berhasil disusun, tetapi ketika si bocah mengambil hatinya, si bocah mengambil batu hitam yang keras untuk dijadikannya hati, karena si bocah sudah tidak dapat membedakan mana hatinya dan manakah batu hitam yang keras.
jika seperti ini apakah hati menjadi penting.?
ukuran tubuhmu itu tidak penting..ukuran otakmu itu cukup penting..namun ukuran hatimu yang TERPENTING
setelah membacanya, si Bodoh ini tiba2 ingin bercerita, ceritanya seperti ini :
Suatu saat ada seorang bocah yang terjatuh dari ketinggian yang amat tinggi. Sesampai dibumi, tubuh si bocah tersebut hancur berkeping-keping. Dengan sisa-sisa tenaga yang dimiliki si bocah., si bocah mencoba menyusun kembali kepingan tubuhnya. Satu persatu tubuh tersebut berhasil disusun, tetapi ketika si bocah mengambil hatinya, si bocah mengambil batu hitam yang keras untuk dijadikannya hati, karena si bocah sudah tidak dapat membedakan mana hatinya dan manakah batu hitam yang keras.
jika seperti ini apakah hati menjadi penting.?
Labels: Free Talk
3 Comments:
aku tak tau apakah saat ini "hati" itu masih menjadi hal yang penting!
nah lo..si pelangi nurani,yg notabene adalah representasi kemuliaan dan kebersihan hati nurani yg paling dalam malah pnya statement sperti itu..
kita harus buka PERS CONFERENCE! DI GD. KM UGM ya!
jaman skr emang "hati" dikalahkan sama yg lain.. but i think it is still important..
Post a Comment
<< Home